• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 1 MAGELANG. SELAMAT TAHUN BARU 1442 HIJRIYAH. "MARI BERHIJRAH UNTUK HIDUP DAN KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK". MARI CEGAH PENYEBARAN COVID-19 DENGAN POLA HIDUP BERSIH..SELALU CUCI TANGAN DENGAN SABUN..HINDARI BEPERGIAN DAN JAUHI KERUMUNAN..SELALU GUNAKAN MASKER KETIKA HARUS KELUAR RUMAH. SELAMAT DAN SUKSES ATAS KELULUSAN SISWA/SISWI MIN 1 MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020. TAHUN PELAJARAN 2020/2021 TELAH DIMULAI 13 JULI 2020. PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SISTEM DARING. PASTIKAN BAPAK/IBU BISA MENDAMPINGI PUTRA-PUTRINYA MENGIKUTI PEMBELAJARAN DARING SETIAP HARINYA MULAI PUKUL 07.00 SAMPAI 11.00. TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 1 MAGELANG

NPSN : 60711235

Santan Sumberrejo Mertoyudan Magelang


info@min1magelang.sch.id

TLP : (0293)326756


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 45419
Pengunjung : 15888
Hari ini : 39
Hits hari ini : 101
Member Online : 242
IP : 3.237.254.197
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Fitri Wahyuningsih (Siswa)
    2020-09-07 07:57:26

    Apa yang Anda pikirkan?
  • Zahra Amalia Nurfatikhah (Siswa)
    2020-09-05 11:51:30

    Tetap semangat walau dari rumah
  • Lintang Baihaqi Khoirurijal (Siswa)
    2020-09-02 08:56:51

    sehat sehat sehat
  • Aulia Putri Nadzifa (Siswa)
    2020-08-29 23:28:14

    Apa yang Anda pikirkan?
  • Aulia Putri Nadzifa (Siswa)
    2020-08-29 22:32:00

    Apa yang Anda pikirkan?
  • Yasmim Subagyo (Siswa)
    2020-08-19 07:06:39

    Tes.loging 3
  • Muhammad Sahlan Faiq Bil Faqih (Siswa)
    2020-08-18 18:58:54

    Belajar tes online
  • Halva Almaira Ramadhani (Siswa)
    2020-08-09 20:02:32

    hafalan mufrodat by pak Asmui
  • Halva Almaira Ramadhani (Siswa)
    2020-08-06 14:27:55

    aku pingin masuk sekolah
  • Dhimas Ardanny (Siswa)
    2020-08-06 10:30:03

    test online-siswa-Dhimaa Ardanny

Making Love in Class




Guru dengan seabreg tugasnya di dalam kelas dan di lingkungan sekolah tempat kerjanya menjadikan guru harus tampil maksimal. Seorang guru harus bisa menyimpan dan menyembunyikan segala permasalahan di rumahnya. Mulai tentang keharmonisan keluarga sampai pada keadaan ekonomi rumah tangganya.

Meskipun kondisi keluarga sedang tidak baik, atau pasangan hidup sedang ngambek gegara ditinggal lembur administrasi sekolah misalnya. Guru harus tetap tersenyum menyapa siswanya.

Apakah guru harus pandai berpura-pura? Ataukah guru harus bisa menutupi segala permasalahan pribadinya? Pastinya tidak semua orang bisa melakukannya. Bahkan jelas-jelas tidak baik apabila seorang manusia termasuk gurunya, bermuka dua.

Sebaliknya, guru akan tetap tersenyum dan bahagia. Ketika melihat siswanya tumbuh dengan cinta dan kasih sayang yang tulus. Baik antar diri siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru atau sebaliknya.

Lantas, bagaimana cara membangun cinta di dalam kelas?

Pertama, guru harus bisa menanamkan rasa cinta baik cinta diri sendiri, cinta sesama maupun cinta dengan gurunya. Cinta dengan diri sendiri dengan cara menjaga dan merawat diri, seperti kebersihan dan kesehatan.

Cinta dengan antar siswa, yaitu memandang semua siswa adalah sama. Tanpa melihat tingkat kecerdasannya, karena setiap siswa mempunyai kelebihan berbeda. Tanamkan rasa saling membutuhkan, antar siswa. Tanamkan pula bahwa setiap siswa memiliki hak yang sama, yaitu memperoleh ilmu dari gurunya.

Kedua, ciptakan suasana keakraban. Hampiri setiap siswa yang membutuhkan bantuan guru. Berikan pengertian yang mendalam dari setiap kesulitan yang dihadapi. Biasakan pula untuk berkata-kata dengan tegas jelas namun tetap ramah dan lembut. Karena berkata lantang tidak akan membuat siswa mengerti setiap maksud dari ucapan seorang guru.

Ketiga, ciptakan lingkungan yang nyaman. Hindari hal-hal yang bisa menimbulkan perilaku tidak baik, seperti bully, diskriminatif dan sebagainya. Sesering mungkin siswa dilatih untuk terbiasa mengucapkan kata, "maaf", "terima kasih", dan "senang belajar bersama kamu hari ini".

Keempat, guru harus bisa memposisikan diri dengan tempatnya. Ketika di rumah, guru harus bisa "melupakan" segala hal tentang kegiatan di sekolah walau hanya sejenak. Sebaliknya ketika berada di sekolah, hindari membicarakan hal-hal tentang kondisi keluarga. Kecuali ada hal yang memang harus disampaikan dengan guru ataupun atasan.

Kelima, hindari perilaku membandingkan anak kita di rumah dengan siswa di sekolah. Ketika perbandingan itu adalah kebalikannya, walau tujuannya adalah untuk memotivasi. Namun kadang siswa akan mengatakan wajar dan sebagainya.

Dari kelima hal tersebut, point keempat adalah hal yang tersulit untuk dilakukan. Sebaiknya kita berusaha untuk melakukan hal tersebut. Bekerjalah dengan cinta. Bila suasana kerja kita penuh cinta, kembali kerja juga akan ringan. Bertemu anggota keluarga juga dengan hati nyaman.

Semoga tulisan ini sederhana dan singkat ini bermanfaat.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas